metode demonstrasi

REVISI MAKALAH
METODOLOGO PEMBELAJARAN PAI III
(Metode Demonstrasi)

Oleh :

nadirah:1001011371

HASNIATI : 1001011364
ANITA IRFAN : 1001011512
WAHIDAH : 1001011396
MARDIANAH : 1001011387
SADDIAH : 1001011374
MARIANI : 1001011377
NURFADILLAH :1001011375

SEKOLAH TINGGI AGAMA ISLAM MUHAMMADIYAH SINJAI
T.A 2012-2013

KATA PENGANTAR

Bismallahirrahmanirrahim
Puji syukur kehadirat Allah swt atas limpahan rahmat dan hidayah-Nya kepada kita semua, sehingga sampai saat ini kami dapat menyelesaikan tugas makalah sesuai dengan waktu yang telah di tentukan.
Dalam penyusunan makalah ini tidak sedikit pun rintangan yang kami hadapi, tetapi kami dapat menyelesaikannya dengan baik. Adapun judul yang kami bahas dalam makalah ini yaitu tentang “METODE DEMONSTRASI” sebagai pengembangan dari mata kuliah METODOLOGI PEMBELAJARAN PAI III.
Kami menyadari bahwa dalam penulisan makalah ini masih terdapat banyak kekurangan dan kesalahan. Olehnya itu, kami sangat mengharapkan kritik dan saran dari para pembaca, untuk perbaikan makalah kami kedepannya. Semoga makalah ini memberi manfaat bagi kita semua.

SINJAI 01,DES,2012

Kelompok SATU

DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR i
DAFTAR ISI ii
BAB I PENDAHULUAN 1
A. Latar Belakang Masalah 4
B. Rumusan Masalah 4
C. Tujuan 4
BAB II PEMBAHASAN 5
A. Pengertian Metode Demonstrasi 5
B. Langkah-langkah Penggunaan Metode Demonstrasi 6
C. Kelemahan dan Kelebihan Metode Demonstrasi 7
D. Cara Mengatasi Kelemhan Metode Demonstrasi 8
BAB III PENUTUP 10
A. Kesimpulan 10
B. Saran 10
DAFTAR PUSTAKA 11

BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Seiring dengan perkembangan jaman, manusia dituntut agar semakin dinamis dan peka terhadap perkembangan tersebut. Untuk meningkatkan kepekaan dan kedinamisannya, manusia mulai berpikir dan mencoba untuk membuat suatu terobosan diberbagai bidang. Sehingga pada akhirnya manusia tidak menjadi korban perubahan jaman, tetapi mampu mengendalikan perubahan tersebut untuk mewujudkan kehidupan yang lebih baik. Dan semua itu hanya dapat dilakukan jika mempunyai bekal pendidikan dan pengetahuan.
Salah satu terobosan tersebut adalah dibidang pendidikan. Agar kedepannya proses pembelajaran menjadi menyenangkan dan memberi banyak manfaat bagi kehidupan manusia, maka mulai muncul dan berkembang berbagai metode Pembelajaran yang dikatakan dapat mempercepat penerimaan dan pemahaman peserta didik terhadap materi yang diajarkan. Metode-metode tersebut antara lain : Metode Ceramah, Metode Diskusi, Metode Demonstrasi, Metode Penugasan, Metode Eksperimen dan lain-lain.
B. Rumusan Masalah
1. Pengertian Metode Demonstrasi
2. Bagaimana langkah-langkah penggunaan metode demonstrasi
3. Kelemahan dan keuntungan metode demonstrasi
4. Bagaimana cara mengatasi kelemahan metode demonstrasi
C. Tujuan Masalah
1. Untuk mengetahui Pengertian Metode Demonstrasi
2. Untuk mengetahui langkah-langkah penggunaan metode demonstrasi
3. Untuk mengetahui Kelemahan dan keuntungan metode demonstrasi
BAB II
PEMBAHASAN
A. Pengertian Metode Demonstrasi
Metode demonstrasi adalah metode penyajian pelajaran dengan memperagakan dan mempertujukkankepada siswa tentang suatu proses, situasi atau benda tertentu, baik sebenarnya atau hanya sekadar tiruan. Sebagai metode penyajian, demonstrasi tidak terlepas dari penjelasan secara liasan oleh guru. Walaupun dalam proses demonstrasi peran siswa hanya sekadar memerhatikan, akan tetapi demonstrasi dapat menyajikan bahan pelajaran lebih konkret. Dalam strategi pembelajaran, demonstrasi dapat digunakan untuk mendukung kebrhasilan strategi pembelajaran ekspositori dan inkuiri.
Ada beberapa pendapat mengenai pengertian Metode Demonstrasi, antara lain :
 Metode Demonstrasi adalah metode yang digunakan untuk memperlihatkan suatu proses atau cara kerja suatu benda yang berkenaan dengan bahan pelajaran (Syaiful Bahri Djamarah; 2000)
 Metode Demonstrasi adalah suatu cara/teknik mengajar yang mengkombinasikan lisan dengan suatu perbuatan dan alat-alat tertentu.
 Metode Demonstrasi adalah pertunjukan tentang proses terjadinya suatu peristiwa atau benda sampai pada penampilan tingkah laku yang dicontohkan agar dapat diketahui dan dipahami oleh peserta didik baik secara nyata maupun tiruannya
 Metode Demonstrasi adalah metode mengajar dengan cara memperagakan barang, kejadian, aturan dan urutan melakukan suatu kegiatan baik secara langsung maupun melalui penggunaan media pengajaran yang relevan dengan pokok bahasan atau materi yang sedang disajikan (Muhibbin Syah; 2000)

B. Langkah-Langkah Penggunaan Metode Demonstrasi.
1) Tahap Persiapan
Pada tahap persiapan ada beberapa hal yang harus dilakukan:
 Rumuskan tujuan yang harus dicapai oleh siswa setelah proses demonstrasi berakhir tujuan ini meliputi beberapa aspek seperti aspek pengetahuan, sikap, atau keterampilan tertentu.
 persiapkan garis besar langkah-langkah demonstrasi yang akan dilakukan. Garis-garis besar langkah demonstrasi diperlukan sebagai panduan untuk menghindari kegagalan.
 Lakukan uji coba demonstrasi. Uji coba meliputi segala peralatan yang diperlukan.
2) Tahap Pelaksanaan
a) Langkah Pembukaan
Sebelum demonstrasi dilakukan ada beberapa hal yang harus diperhatikan, di antaranya:
 Aturlah temat duduk yang memungkinkan semua siswa dapat memerhatikan dengan jelas apa yang didemonstrasikan.
 Kemukakan tujuan apa yang harus dicapai oleh siswa.
 Kemukakan tugas-tugas apa yang harus dilakukan oleh siswa, misalnya siswa ditugaskan untuk mencatat hal-hal yang dianggap penting dari pelaksanaan demonstrasi.
b) Langkah pelaksanaan demonstrasi
 Mulailah demonstrasi dengan kegiatan-kegiatan yang merangsang siswa untuk berpikir, misalnya melalui pertanyaan-pertanyaan yang mengandung teka-teki sehingga mendorong siswa untuk tertarik memerhatikan demonstrasi.
 Ciptakan suasana yang menyejukkan dengan menghindari suasana yang menegangkan
 Yakinkan bahwa semua siswa mengikuti jalannya demonstrasi dengan memerhatikan reaksi seluruh siswa.
 Berikan kesempatan kepada siswa untuk secara aktif memikirkan lebih lanjut sesuai dengan apa yang dilihat dari proses demonstrasi itu.
c) Langkah mengakhiri demonstrasi
Apabila demonstrasi selesai delakukan, proses pebelajran perlu diakhiri dengan memberikan tugas-tugas tertentu yang ada kaitannya dengan pelaksanaan demonstrasi dan peruses pencapaian tujuan pembelajaran. Hal ini diperlukan untuk meyakinkan apakah siswa mamahami proses demonstrasi itu atau tidak. Selain memberikan tugas yang relevan, ada baiknya guru dan siswa melakuan evaluasi bersama tentang jalannya proses demonstrasi itu untuk perbaikan selanjutnya.
C. Kelemahan dan Kelebihan Metode Demonstrasi
Seperti pada metode yang lain, Metode Demonstrasi juga mempuyai kelebihan dan juga beberapa kekurangan berikut akan diuraikan satu persatu
1. Kelebihan/keuntungan yang ditawarkan Metode Demonstrasi antara lain :
a. Perhatian peserta didik dapat dipusatkan kepada hal-hal yang dianggap penting oleh
Guru sehingga hal-hal yang penting dapat diamati seperlunya. Perhatian peserta didik
lebih mudah dipusatkan pada proses belajar dan tidak tertuju pada hal-hal lain
b. Dapat membimbing peserta didik kearah berpikir yang sama dalam satu saluran
berpikir yang sama
c. Ekonomis dalam jam pelajaran disekolah karena materi yang memerlukan waktu yang
panjang dapat diperlihatkan melalui Demonstrasi dengan waktu yang relatif pendek
d. Dapat mengurangi kesalahan-kesalahan bila dibandingkan dengan hanya membaca
didalam buku, karena peserta didik telah memperoleh gambaran yang jelas dari hasil
pengamatannya
e. Bila peserta didik turut aktif bereksperimen, maka peserta didik akan memperoleh
pengalaman-pengalaman langsung untuk mengembangkan kecakapannya
f. Beberapa masalah yang menimbulkan pertanyaan pada diri peserta didik dapat
dijawab waktu mengamati proses Demonstrasi/Eksperimen
2. Kelemahan/Kekurangan dari Metode Demonstrasi antara lain :
a. Daya tangkap setiap peserta didik berbeda, sehingga Guru harus mengulang-ulang
suatu bagian yang sama agar peserta didik dapat mengikuti pelajaran
b. Waktu yang diperlukan untuk proses belajar mengajar akan lebih lama dibandingkan
dengan Metode ceramah
c. Untuk melakukan Demonstrasi diperlukan peralatan khusus dan apabila terjadi
kekurangan peralatan, Metode Demonstrasi menjadi kurang efesien
d. Memerlukan biaya yang cukup mahal, terutama untuk membeli peralatan dan bahan
e. Memerlukan tenaga yang tidak sedikit
f. Apabila peserta didik tidak aktif maka Metode Demonstrasi menjadi tidak efektif
g. Kadang-kadang peserta didik melihat suatu proses yang didemonstrasikan berbeda
dengan proses yang sebenarnya
D. Cara Mengatasi Kelemahan Metode Demonstrasi
Ada beberapa cara yang dapat dilakukan Guru untuk mengurangi kelemahan dari Metode Demonstrasi tersebut, diantaranya :
a. Menentukan hasil yang ingin dicapai dalam jam pelajaran/pertemuan tersebut
b. Mengarahkan Demonstrasi tersebut sedemikian rupa sehingga peserta didik
memperoleh pengertian dan gambaran yang benar, pembentukan sikap serta
kecakapan praktis
c. Memilih dan mengumpulkan alat-alat Demonstrasi yang akan dilaksanakan
d. Mengusahakan agar seluruh peserta didik dapat mengikuti pelaksanaan Demonstrasi
sehingga mereka memperoleh pengertian dan pemahaman yang sama
e. Memberikan pengertian yang sejelas-jelasnya tentang landasan teori dari topik yang
didemonstrasikan
f. Mendemonstrasikan hal-hal yang bersifat praktis dan berguna dalam kehidupan
sehari-hari
g. Menetapkan garis besar langkah-langkah Demonstrasi yang dilaksanakan dan
mengadakan Try Out (uji coba) sebelum mengadakan Demonstrasi sehingga dalam
pelaksanaannya tepat sasaran dan lebih efisien

BAB III
PENUTUP
A.Kesimpulan
Dapat dikatakan bahwa Metode Demonstrasi adalah suatu metode mengajar yang dilakukan dengan menggunakan alat peraga dan disertai dengan teorinya untuk memperjelas suatu pengertian atau untuk memperlihatkan berlangsungnya suatu proses kepada peserta didik. Metode Demonstrasi adalah sebuah metode yang bersifat Ekspositori/Metode belajar yang bersifat memberi dan menerima (dalam hal ini nara sumber memberi ilmu kepada audiens). Metode ini cukup efektif karena membantu para peserta didik untuk memperoleh jawaban dengan mengamati suatu proses atau peristiwa tertentu, dimana keaktifan biasanya lebih banyak dari pihak Guru/Nara sumber.
B.Kritik dan Saran
Penulis menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penulisan dalam makalah ini oleh karena itu penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari kalangan pembaca demi perbaikan penulisan makalah kami selanjutnya

DAFTAR PUSTAKA

Stiebanten.Blogspot.Com/2011/6 Pengertian arti metode demonstrasi.html
Rumah desa koe/ Blogspot.com?2011/05 model pembelajaran numbered heads together.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s